Seperti Sungai yang Mengalir

Seorang laki-laki bertanya kepada teman saya, Jaime Cohen, “apa sifat yang paling aneh pada manusia?”

1899569_893693190670616_8488881149486721543_o(Keluarga Kedokteran Umum Universitas Bengkulu)

Cohen berkata, “Sifat-sifat kita yang serba bertolak belakang. Waktu masih kecil, kita ingin cepat-cepat dewasa, lalu setelah dewasa kita merindukan masa kecil yang telah hilang. Kita mencari uang sampai sakit-sakitan, lalu uang itu kita habiskan untuk berobat supaya sehat. Kita begitu cemas memikirkan masa depan, sampai-sampai kita mengabaikan masa kini, sehingga kita tidak benar-benar hidup di masa kini maupun masa depan. Kita hidup seolah-olah kematian tidak pernah berkuasa atas diri kita, dan kita mati seolah-olah kita tidak pernah menjalani hidup.”

– Paulo Coelho dalam buku Seperti Sungai yang Mengalir

kenapa harus muhasabah…?” itu karena banyak di antara kita yang tak peduli dengan perguliran waktu. Sebagian kita membiarkannya mengalir sepeti air, tanpa target, tanpa rencana dan tanpa tujuan yang jelas. Padahal waktu terlalu mahal untuk dibiarkan mengalir seperti air. Banyak diantara kita yang membiarkan waktu berlalu dengan produktivitas kebaikan yang rendah atau sia-sia, sementara orang lain telah jauh melangkah dengan berbagai macam amal sholeh, atau seperti Scientist yang terus menemukan perubahan atau terobosan baru.

oke.png

Kamu lihatkan gambar diatas, bukan yang sebelah kiri, itu mah vidi. Maksudnya cewek cakep diatas, yang pakai jilbab motif polkadot. Cakepkan, kamu usahlah patah hati. Itu adek kandung saya ratih. Adek saya seminggu kemaren dibelikan hape samsung seri terbaru menggunakan jaringan 4G. Saya dan kamu mungkin lupa, kalau penemu 4G adalah warga Indonesia, ya warga negara indonesia yang berprestasi internasional yang kuliah di Jepang. Salah satunya Professor Khoirul Anwar yang lahir tahun 1978 di Kediri, Jawa Timur.

Di kesempatan yang lain, Rasul mengajari kita tentang bagaimana semestinya menyikapi dunia dengan segala keindahannya, Sahabat Ibnu Umar Radhiyallahu anhu menuturkan: “ Suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memegang pundakku dan berkata,

”Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pengembara.”

dari hadis Riwayat Bukhori.

Ditengah padatnya rutinitas, luangkan waktu sejenak untuk memahami lebih dalam tentang logika-logika kehidupan itu. Iya, tentang logika bahwa hidup tak ubahnya musafir yang hanya mampir untuk berteduh atau seperti sampan kecil yang sedang mengarungi samudra luas dan harus berbekal cukup. Logika tentang mimpi manusia yang panjang serta ajal yang setiap saat mengintai, atau logika hidup tentang perjalan yang beradu dengan godaan serta panggilan syaitan yang terus melambai di sepanjang perjalanan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s